3/16/2012

Penemuan Jamur dapat Mengurai Plastik

Polusi palstik merupakan masalah yang komplek bagi kita saat ini.
Kita tahu plastik merupakan bahan yang sulit terurai, butuh ratusan tahun untuk menguraikannya.
Inovasi seperti daur ulang, masih belum bisa sepenuhnya menyelesaikan masalah ini.

Namun sekarang ditemukan solusi yang akurat dan dipastikan 99% berhasil dalam menangani polusi plastik, ialah ditemukannya Jamur Pestalotiopsis Microspora.






Penemuan ini tidak sengaja berasal dari cawan petri di laboraturium.
Pria Anand, ialah mahasiswa Universitas Yale tahun 2010. Semasa kuliahnya, ia ingin mengetahui "apakah ada sesuatu di alam yang bisa untuk menguraikan plastik?" . Dalam usahanya ia melakukan eksperimen dengan puluhan jenis jamur di Amazon, namun ia lulus sebelum bisa menyelesaikan eksperimennya.

Jonathan Russell mengambil alih observasi dari Anand. Namun Russel beranggapan bahwa ini semua tidak mungkin. Suatu hari saat ia berjalan di laboraturium, matanya tertuju pada cawan petri yang berisikan eksperimennya bahwa plastik yang ada di dalamnya "hilang". Akhirnya ia menemukan apa yang telah mereka cari.




Para mahasiswa Yale telah menemukan bahwa jamu Pestalotiopsos Microspora dapat menguraikan plastik. Jamur ini adalah jenis jamir yang dapat ditemukan di banyak daerah belahan dunia.
Saat eksperimen dimulai, jamur tersebut sudah berusaia 10 hari, dalam jangka beberapa hari jamur  Pestalotiopsos Microspora telah mendekomposisi  1 quart  (0,9463 It) plastik secara signifikan.


Walau ada beberapa jenis jamur lainnya yang dapat mendekomposisi Plastik, namun hanya jenis Pestalotiopsos Microspora melakukan proses ini secara aeorb maupun an-aerob.
Jenis jamur ini juga dapat bertahan dengan eksklusif  "diet" dengan polyurethane sebagai satu satunya sumber karbon. Russell mengatakan bahwa langkah ini bukan merupakan solusi akhir untuk mengatasi polusi plastik. Walau masih diragukan keefektivannya untuk mengurai plastik secara masal, namun setidaknya ada langkah pasti untuk mengurangi polusi sampah.